Senin, 30 Januari 2012

hidrologi

HIDROSFER

A. Pengertian
Hidros ; air            sphere : lapisan
hidrosfer adl lap. air yg menyelimuti bumi.
SIKLUS AIR
a. siklus pendek
air laut (evaporasi)> kondensasi > hujan (presipitasi)
b. siklus sedang
air laut (evaporasi) > kondensasi > awan, dibawa angin menuju daratan > hujan (presipitasi)
c. siklus panjang
air laut (evaporasi) > kondensasi > awan, dibawa angin menuju daratan hingga pegunungan tingi, menjadi kristal-kristal es > hujan es membentuk gletser > sungai > laut.
(siklus Hidrologi)
ket:
> evaporasi/penguapan: proses berubahnya zat cair menjadi uap air.
> kondensasi: proses perubahan wujud dari bentuk uap air menjadi titik-titik air.
> presipitasi: segala materi yang dicurahkan dari atmosfer ke permukaan bumi baik cair (hujan) atau padat (salju, es).
> transpirasi: penguapan dari tumbuh-tumbuhan melalui pori-pori daun (stomata).
> evapotranspirasi: gabungan transpirasi dan evaporasi.
> infiltrasi: peresapan air ke dalam tanah ,melalui pori-pori tanah.
B. Perairan Darat 
1. Air tanah
Ø  Air yg terdapat di lapisan tanah di bawah permukaan bumi.


Jenis air tanah:
a. Air tanah dangkal (freatik)
Ø  Air tanah yang terdapat di atas lapisan kedap air (impermeable)
b. Air tanah dalam (artesis)
Ø  Air tanah yang terdapat di antara lapisan kedap air
c. Air tanah vados
Ø  Air yang terdapat dalam batuan sedimen
d. Air tanah juvenile
Air tanah yang berasal dari air magma yang naik.

(air tanah)
2. Sungai
Ø  Air tawar yg mengalir melalui terusan alami dan kedua pinggirnya dibatasi oleh tanggul alami yang bermuara ke laut.
Jenis sungai;
a. Menurut sumber air
1. Sungai hujan
Sumber air adalah air hujan/mata air. Terdapat di Indonesia
2. Sungai gletser
Sumber air dari es/gletser yg mencair. Terdapat di kutub dan pegunungan tinggi.
3. Sungai campuran
Sumber air dari air hujan dan es/gletser. Terdapat di papua (sungai Memberamo)
b. Menurut debit airnya
1. Sungai permanen (perennial)
Volume air tetap stabil sepanjang tahun
2. Sungai episodik (epimeral)
Debit air dipengaruhi oleh musim
3. Sungai periodik
Debit air sungai melimpah pd musim hujan dan berkurang pd musim kemarau
c. Menurut arah aliran terhadap kemiringan lereng
1. Sungai konsekuen; searah dengan kemiringan lereng
2. Sungai subsekuen; mengalir tegak lurus dengan sungai kosekuen
3. Sungai insekuen; aliran sungai tidak teratur
4. Sungai resekuen; mengalir sejajar dengan sungai konsekuen
5. Sungai obsekuen; megalir berlawanan dengan sungai konsekuen
d. Berdasarkan struktur geologinya
1. Sungai anteseden; mempertahankan pola aliran
2. Sungai superposed; sungai yang mengalir hingga struktur batuan tersingkap tanpa banyak mengubah pola aliran sungai
3. Sungai reserve; tidak mampu menembus pengangkatan dan menubah pola aliran
e. Pola liran sungai
1. Dendritik; arah tidak beraturan; terdapat di dataran rendah
2. Radial sentrifugal; arah menyebar; letak di pegunungan dan kawah gunung
3. Radial sentripetal; arah memusat; letak di cekungan/lembah
4. Rectangular; menyiku; letak di daerah patahan/sesar
5. Trellis; bentuk menyirip; letak di daerah lipatan
6. Anular; bentuk melingkar; letak di kubah (dome)
(pola aliran sungai)
Note;
a. Meander; aliran sungai yg berkelok-kelok.
b. Oxbow lake/danau tapal kuda; bekas sungai meander yg tidak dialiri lagi
c. Delta; endapan batu, pasir, kerikil dan lumpur yg terdapat di hilir sungai
d. DAS (daerah aliran sungai); wilayah sekitar sungai yg mengalir ke sungai utama/induk

3. Danau
Cekungan yg diisi oleh air tawar yg cukup banyak dan luas.
Jenis danau;
a. Danau tektonik; terjadi akibat patahan (D. Poso, D. Tuwoti, D. Singkarak)
(danau singkarak, sumbar)
b. Danau Vulkanik; akibat erupsi gunung berapi (D. Kalimutu, D. Kerinci,D. 3 warna, D. Maninjau)
(danau maninjau, sumbar)
c. Danau Tektovulkanik;akibat prose tektonik dan vulkanik (D. Toba)
(danau toba, sumut)
4. Rawa
>daerah sekitar muara sungai yang dangkal dan melebar, terletak di Papua, Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera.

3. Perairan Laut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar